Rabu, 13 Juni 2018

PASANGAN IMPIAN

Setiap perempuan punya target untuk menika, dan punya impian untuk menika dengan orang yang di cintai. Aku juga sama seperti perempuan lainnya. namun menjalin sebuah hubungan tentu bukan hal yang mudah. Kedewasaan menjadi poin penting dalam satu hubungan. 

Tahun ini aku memasuki usia yang tidak bisa dikatakan mudah lagi, pikiran tentang pasangan hidup menjadi pergumulan hidup yang selalu aku bawah dalam doa. Apalagi jika melihat teman-teman yang sudah kebanyakan menikah.

Menikah menjadi ketakutan tersendiri dalam hidupku, ada rasa tidak siap dan tidak ingin melepas masa-masa lajang. Namun ketika melihat teman-teman yang sudah berkeluarga ada kebahagiaan tersendiri yang tidak bisa kita dapatkan jika tidak mengarah kesana. 

sekarang aku mulai paham jomloh bukanlah takdir tapi prinsip seseorang untuk sendiri, dan aku memilih untuk sendiri dulu sampai aku siap membuka hati lagi. membuka hati untuk lebih serius ke jenjang yang lebih serius juga.

Jika berbicara tentang kriteria laki-laki impian aku punya impian tersendiri
hidup selama 24 tahun, enam kali pacaran tapi selama pacaran tidak ada satupun dari mereka yang mengajak aku ke gereja. waktu kuliah memang tidak akan terwujud pergi gereja bersama dengan pasangan karena mereka punya keyakinan yang berbeda. 
setiap kali pergi gereja aku selalu iri melihat anak mudah yang datang ibadah sama pasangan mereka, dari situlah aku memutuskan kriteria pasanganku seperti apa.
aku berharap suatu saat nanti ada laki-laki yang dengan segenap hatinya mengajak aku untuk sama-sama beribadah menghadap Tuhan. 
laki-laki pertama dan akan menjadi laki-laki yang mendampingi hidupku datang ke gereja selama-lamanya. 
laki-laki yang mau mengajak aku berdoa bersama-sama
laki-laki yang menggenggam tanganku masuk ke gereja dan memperkenalkan aku dengan Tuhan. sambil berkata "Tuhan, hari ini aku datang beribadah bersama seorang perempuan yang ingin aku kenalkan dengan Tuhan".

Rasa nyaman, rasa di cintai, Rejeki, pekerjaan bukankah semua itu berasal dari Tuhan ?
Aku tidak perlu mencari sosok itu pada diri seseorang karena mereka semua hanyalah manusia biasa. jika terlalu banyak berharap sama manusia, maka kita juga harus siap-siap menerima banyak kekecewaan.


Manado, 14 juni 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar